Roster Beton untuk Kamar Kost: Ventilasi dan Privasi

Roster Beton untuk Kamar Kost: Ventilasi dan Privasi

Banyak kamar kost dibangun rapat: satu pintu ke koridor dan satu jendela kecil, sementara dinding belakang menempel batas lahan tanpa bukaan. Akibatnya kamar terasa pengap dan lembap, terutama di siang yang panas. Roster beton untuk kamar kost menawarkan jalan tengah: bidang yang meloloskan udara dan cahaya, tetapi tetap menutupi pandangan dari luar.

Mengapa ventilasi kamar kost sering tidak cukup

Dalam artikel desain kost-nya, KelolaPro mengutip Permenkes No. 2 Tahun 2023 yang menetapkan luas ventilasi alami yang permanen minimal 10% dari luas lantai; untuk kamar 12 m², artinya butuh bukaan sekitar 1,2 m², misalnya jendela ditambah roster di dinding belakang. [1] Masalahnya, pada banyak kost dinding belakang persis menempel pagar lahan tetangga, sehingga jendela kaca biasa terasa terlalu terbuka. Di titik ini bidang roster lebih sesuai: ia tetap berperan sebagai dinding, tapi punya celah yang membuat udara dan sebagian cahaya terus masuk tanpa memperlebar bukaan dinding.

Cara kerja roster beton pada dinding kamar

Roster beton adalah material perforasi pracetak; celah pada permukaannya mengalirkan udara dan cahaya yang terbatas ke dalam ruang, sehingga bisa menjadi alternatif ventilasi atau jendela yang menarik. [2] Tetapi perlu diingat, roster bukan pengganti seluruh kebutuhan ventilasi. Pertukaran udara paling efektif bila ada bukaan masuk dan keluar pada sisi berbeda: jendela koridor yang bekerja bersama roster di dinding belakang memberi jalur bagi udara untuk melintasi kamar, bukan sekadar masuk lalu berhenti. [3]

Memilih pola sesuai kebutuhan privasi

Untuk dinding yang berhadapan langsung dengan tetangga, pilih pola dengan lubang yang relatif kecil. Archify menjelaskan bahwa pola lingkaran menawarkan privasi lebih karena perforasinya hanya memakan sedikit bidang blok, sedangkan pola persegi yang lebih terbuka lebih cocok untuk area komunal. [2] Alternatif lain yang sering dipakai, pasang roster di bagian atas dinding sehingga jalur udara tetap tersedia tanpa menciptakan bukaan besar yang sejajar dengan pandangan orang luar. [3]

Tips menempatkan roster beton di kost

Bagi pemilik kost, nilai tambahnya juga tampilan: kombinasi abu semen, bata ekspos, dan roster beton kini umum dipakai pada tampak depan kost gaya industrial, sekaligus menjadi ventilasi koridor. [1] Jadi satu material bisa melayani fungsi teknis dan estetik sekaligus.

Perawatannya pun sederhana: debu dan sarang laba-laba yang menumpuk di celah cukup disikat lalu dilap basah, sebagaimana dijelaskan pada artikel perawatan roster beton kami di blog ini.

Anda merancang kost baru atau sedang merenovasi kamar yang pengap? Lihat katalog produk roster beton dari Prima Roster untuk membandingkan pola yang tersedia, lalu hubungi WhatsApp Prima Roster 0813-8126-7900 bila butuh bantuan memilih susunan roster untuk kamar kost Anda.

Referensi: kelolapro.com/blog/desain-kost (ventilasi minimum kost); archify.com — Eksplorasi Desain Bangunan dengan Roster Beton; liputan6.com — 7 Model Ventilasi Rumah yang Aman.

← Kembali ke Blog